Internet
Jumat, 15 April 2016
Jumat, 08 April 2016
E-Commerce
Pengertian E-Commerce dan Manfaatnya
Electronic Commerce (E-Commerce)
atau perdagangan secara elektronik adalah perdagangan yang dilakukan
dengan memanfaatkan jaringan telekomunikasi, terutama internet. Internet
memungkinkan orang atau organisasi yang berada pada jatakyangjauh dapat
saling berkomunikasi dengan biaya yang murah. Hal ini kemudian
dimanfaatkan untuk melakukan transaksi perdagangan.
Bentuk perdagangan elektronik yang paling mudah ditemui adalah toko online.
Perdagangan secara elektronik memberikan keuntungan baik kepada perusahaan maupun kepada konsumen. Keuntungan yang diperoleh perusahaan antara lain:
1.Perdagangan secara elektronik memungkinkan perusahaan untuk menjual produknya kepada lebihbanyak orang. Dengan kata lain perusahaan dapat menjangkau pasar yang lebih luas. Misalnya, perusahaan atau toko di Amerika dapat menjual produknya kepada orang di Jepang.
2.Perusahaan tidak perlu membuka banyak cabang distribusi.
3.Mengurangi biaya yang dikeluarkan perusahaan karena perusahaan tidak perlu menyediakan toko yang besar dan pegawai yang banyak.
4.Biaya yang dikeluarkan perusahaan dapat dikurangi sehingga barang dapat dijual dengan harga lebih rendah. Akibatnya, lebih banyak konsumen yang dapat menjangkau harga Barang menjadi lebih banyak laku barang tersebut.
5.Barang yang dijual lebih murah dapat meningkatkan daya saing perusahaan.
Bentuk perdagangan elektronik yang paling mudah ditemui adalah toko online.
Perdagangan secara elektronik memberikan keuntungan baik kepada perusahaan maupun kepada konsumen. Keuntungan yang diperoleh perusahaan antara lain:
1.Perdagangan secara elektronik memungkinkan perusahaan untuk menjual produknya kepada lebihbanyak orang. Dengan kata lain perusahaan dapat menjangkau pasar yang lebih luas. Misalnya, perusahaan atau toko di Amerika dapat menjual produknya kepada orang di Jepang.
2.Perusahaan tidak perlu membuka banyak cabang distribusi.
3.Mengurangi biaya yang dikeluarkan perusahaan karena perusahaan tidak perlu menyediakan toko yang besar dan pegawai yang banyak.
4.Biaya yang dikeluarkan perusahaan dapat dikurangi sehingga barang dapat dijual dengan harga lebih rendah. Akibatnya, lebih banyak konsumen yang dapat menjangkau harga Barang menjadi lebih banyak laku barang tersebut.
5.Barang yang dijual lebih murah dapat meningkatkan daya saing perusahaan.
Manfaat E-commerce
Perdagangan secara elektronik juga memberikan keuntungan bagi konsumen. Keuntungan bagi konsumen antara lain:
1.Konsumen tidak perlu mendatangi toko untuk mendapatkan barang. Cukup mengakses internet dan memesan barang, maka barang pesanan akan diantar ke rumah.
2.Pembeli dapat menghemat waktu dan biaya transportasi berbelanja.
3.Mempunyai lebih banyak pilihan karena dapat membandingkan semua produk yang ada di internet.
4.Dapat membeli barang yang terdapat di negara lain, yang di dalam negeri mungkin saja belum tersedia.
5.Harga barang yang dibeli menjadi lebih murah.
Saat ini ada banyak sekali perusahaan yang memanfaatkan perdagangan secara elektronik untuk mendukung usaha mereka. Bahkan beberapa perusahaan mengkhususkan diri melakukan perdagangan secara elektronik dan tidak melakukan perdagangan secara konvensional (biasa).
Di Indonesia, perdagangan secara elektronik juga sudah marak dilakukan. Di internet dapat kamu temui banyak toko-toko online yang menjual berbagai produk. Beberapa web site didirikan khusus sebagai web site untuk menjual barang-barang tertentu. Beberapa contohnya, antara lain glodokshop.com, bhinneka.com, tokobelanja-
online.com, egrosir.com, tokopedia.com, dan masih banyak lagi.
sekian dari saya tentang pengertian e-commerce dan manfaatnya, semoga bermanfaat.
1.Konsumen tidak perlu mendatangi toko untuk mendapatkan barang. Cukup mengakses internet dan memesan barang, maka barang pesanan akan diantar ke rumah.
2.Pembeli dapat menghemat waktu dan biaya transportasi berbelanja.
3.Mempunyai lebih banyak pilihan karena dapat membandingkan semua produk yang ada di internet.
4.Dapat membeli barang yang terdapat di negara lain, yang di dalam negeri mungkin saja belum tersedia.
5.Harga barang yang dibeli menjadi lebih murah.
Saat ini ada banyak sekali perusahaan yang memanfaatkan perdagangan secara elektronik untuk mendukung usaha mereka. Bahkan beberapa perusahaan mengkhususkan diri melakukan perdagangan secara elektronik dan tidak melakukan perdagangan secara konvensional (biasa).
Di Indonesia, perdagangan secara elektronik juga sudah marak dilakukan. Di internet dapat kamu temui banyak toko-toko online yang menjual berbagai produk. Beberapa web site didirikan khusus sebagai web site untuk menjual barang-barang tertentu. Beberapa contohnya, antara lain glodokshop.com, bhinneka.com, tokobelanja-
online.com, egrosir.com, tokopedia.com, dan masih banyak lagi.
sekian dari saya tentang pengertian e-commerce dan manfaatnya, semoga bermanfaat.
E-Business
Pengertian E-business
E-business adalah
kegiatan bisnis yang dilakukan secara otomatis dengan memanfaatkan teknologi
elektronik seperti komputer dan internet. E-business memungkinkan suatu
perusahaan untuk berhubungan dengan sistem pemrosesan data internal dan
eksternal secara lebih efisien dan fleksibel. Contoh dari e-business misalnya
pembelian barang secara online melalui www.tokopedia.com. Dari proses pemesanan
barang, konfirmasi pembayaran, hingga konfirmasi bahwa pengiriman barang
tersebut sudah sampai kepada customer dilakukan secara elektronik.
E-business memiliki karakteristik tujuan yang
sama dengan bisnis secara konvensional, hanya saja e-business memiliki cakupan
yang berbeda. Bisnis mengandalkan pertemuan antar pebisnis seperti halnya rapat
ditempat khusus, atau sekadar untuk berkenalan dengan partner bisnis, sedangkan e-business
mengandalkan media internet sebagai sarana untuk memperoleh tujuannya.
Dalam kegiatan e-business, ada lima kemungkinan
bentuk hubungan bisnis berdasarkan transaksinya, yaitu :
1. Business to Business (perdagangan antar
pelaku usaha bisnis)
2. Business to Consumer (perdagangan antar
pelaku usaha bisnis dengan konsumen)
3. Consumer to Consumer (perdagangan antar
konsumen yang satu dengan konsumen yang lain)
4. Consumer to Business (perdagangan antar
konsumen dengan pelaku bisnis atau perusahaan)
5. Intrabusiness e-business (perdangan dalam
lingkup intranet perusahaan yang melibatkan pertukaran barang, jasa, dan
informasi.
Sasaran dari e-business adalah pasar atau
market. Menurut Forrester Research, telah terjadi perkembangan yang sangat
fantastis terhadap jumlah komputer yang terhubung dalam internet, termasuk
penggunanya. E-business market ini menyimpan peluang omset yang besar yang
dapat diperebutkan oleh para pebisnis.
Tahapan E-business
Ada empat tahap pemanfaatan jaringan komputer
dan internet untuk tujuan e-business, di mana terjadi transformasi perusahaan
tradisional ke e-business, diantaranya sebagai berikut:
1. Mendayagunakan komputer
2. Mendayagunakan jaringan dan internet
(seperti email, chat messanger, IRC, dll,.)
3. Membangun dan mendayagunakan web
4. E – commerce
Jadi dapat disimpulkan bahwa pengertian
e-commerce dan e-business apabila tidak dipahami terlebih dahulu akan membuat
pembahasan tentang hal tersebut menjadi tidak sistematis. Hal ini dikarenakan
kebingungan dalam menentukan istilah yang paling cocok untuk mewakili konsep
perdagangan dengan sarana elektronik.
7 strategi taktis untuk sukses dalam e-Business [1]
- Fokus. Produk-produk yang dijual di internet harus menjadi bagian yang fokus dari masing-masing manajer produk.
- Banner berupa teks, karena respons yang diperoleh dari banner berupa teks jauh lebih tinggi dari banner berupa gambar.
- Ciptakan 2 level afiliasi. Memiliki distributor penjualan utama dan agen penjualan kedua yang membantu penjualan produk/bisnis.
- Manfaatkan kekuatan e-mail. E-mail adalah aktivitas pertama yang paling banyak digunakan di Internet, maka pemasaran dapat dilakukan melalui e-mail atas dasar persetujuan.
- Menulis artikel. Kebanyakan penjualan adalah hasil dari proses edukasi atau sosialisasi, sehingga produk dapat dipasarkan melalui tulisan-tulisan yang informatif.
- Lakukan e-Marketing. Sediakan sebagian waktu untuk pemasaran secara online.
- Komunikasi instan. Terus mengikuti perkembangan dari calon pembeli atau pelanggan tetap untuk menjaga kepercayaan dengan cara komunikasi langsung.
Jumat, 01 April 2016
Langganan:
Postingan (Atom)


